NASI JAMBLANG

Kurang lengkap rasanya apabila anda berkunjung ke Cirebon tanpa mencicipi Nasi Jamblang, sebagai salah satu kuliner yang telah ada sejak zaman kolonial Belanda. Meskipun konon masakan ini berasal dari sebuah Desa Jamblang yang berada di barat Kabupaten Cirebon, nama makanan ini sama sekali tak ada kaitannya dengan pohon atau buah Jamblang.

Berdasarkan sejarah yang dipercaya; pada masa pembangunan proyek fenomenal De Grote Postweg, atau kini lebih dikenal sebagai Jalan Raya Anyer-Panarukan, daerah Cirebon juga turut merasakan kekejaman pemerintah Hindia Belanda. Dibawah kepemimpinan tangan besi Gubernur Jendral Hindia Belanda bernama Herman Willem Daendels, dia memerintahkan semua pejabat berwenang untuk mengerahkan seluruh pekerja rodi.

Pada saat itu belum dikenal kemasan plastik, jadi untuk menyuplai makanan bagi ratusan pekerja rodi tersebut digunakan daun jati sebagai pembungkus makanan. Diperkirakan, nasi berbungkus daun jati dari Desa Jamblang inilah yang menjadi cikal bakal nasi Jamblang. Dahulu nasi Jamblang masih terbilang cukup sederhana, hanya berlauk pauk tempe dan sambal. Seiring dengan berkembangnya peradaban, inovasi terus bermunculan hingga standar yang digunakan penjaja nasi jamblang sampai sekitar 40 macam lauk pauk.

Kini nasi Jamblang tidak hanya menjadi identitas Desa Jamblang saja, melainkan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Cirebon. Bagi anda yang sedang ke Cirebon atau hanya melintasi saja, tak ada salahnya mencicipi salah satu kuliner warisan nusantara.

Leave a Reply